Search

12 Maret 2016

Elma dan Sahabat Barunya

            Pada hari itu, aku dan keluargaku sedang mengemas barang - barang. Lalu aku bertanya pada ayah yang sedang sibuk memasukkan pakaian-pakaian ke dalam koper. “Ayah, kenapa kita harus berkemas-kemas?” tanyaku.
            “Nanti Ayah jelaskan," kata Ayah tanpa menoleh. "Kamu bantuin ibu dan kakakmu dulu ya, Elma.” tambah Ayah. “Baiklah ...” kataku. 
 “Kenapa yah kita harus pergi?” tanyaku setelah selesai membantu Ibu dan Kakakku.
             “Karena dataran rumah kita ini akan dijadikan gedung pencakar langit, rumah yang lainnya juga. Jadi tempat ini sudah tidak dijadikan desa, tapi dijadikan kota yang sangat ramai tak seperti desa. Yuk kita berangkat…!” ajak Ayah.

            “Oke, ayah. Tetapi kita naik apa, mobil atau motor…? ” tanyaku.
            “Ayah, Ibu, adik, dan kamu naik mobil.” kata Ayah.
            “Terus Kak Reno naik apa? Nggak ikut naik mobil…?” tanyaku lagi. 
            “Enggak, Kak Reno naik motor.” jawab Ibu.
            “Hmmm ….” gumamku.
            “Ayo, cepat! Kita akan pindah ke hotel dulu..! ” seru Ayah.
            Lalu aku dan keluargaku berangkat ke Hotel Puri Asri. Sesampainya disana kami membawa barang–barang yang kami bawa. Setelah sampai di depan kami masuk ke tempat pendaftaran dan mengambil kunci, kami masuk ke salah satu rumah, tempatnya sangatttttt …… luas tak sampai yang aku bayangkan. Setelah menaruh barang - barang. Aku  bermain bersama adikku Liysa dan Kak Reno. Setelah cukup lelah kami istirahat makan siang lalu menyanyi.
            Tahun 2010 telah berlalu kami punya rencana akan pindah ke Kabupaten Banjarnegara atau Pekalongan, tetapi Pekalongan sangatlah jauh, jadi kami pindah ke Kabupaten Banjarnegara. Ternyata disana masih ada lahan yang kosong, lalu kami membangun rumah disitu.
#
Disana ternyata banyak teman. Setelah lama berteman, aku disana mempunyai teman bertipe yang aku bayangkan, namanya adalah Vera dia anak yang baik lho, walaupun keadaannya tak berada seperti aku. Lalu aku juga sekelas bareng sama dia, aku kelas 3 dia juga. Aku bersekolah di SDN Krandegan 1. Disana dia berjanji akan menjadi sahabat karibku.
            Setelah kenaikan kelas aku masih berteman dengan dia, tetapi saat kenaikan ke kelas 6 kami berpisah rumahnya juga pindah karena kontraknya habis, tetapi disana aku tetap mempunyai banyak teman. Semoga disana kehidupan Vera lebih baik lagi dan mempunyai banyak teman seperti aku.