Search

12 Maret 2016

Tugas PPKN Buku Kurtilas Hal 94 Kelas VII

!!! GAMBAR TERLAMPIR DI BAWAH TABEL !!!
No
Gambar Pahlawan Nasional
Uraian
1
Cut Nyak Dhien adalah seorang Pahlawan Nasional Indonesia dari Aceh yang berjuang melawan Belanda pada masa Perang Aceh. Cut Nyak Dhien dilahirkan dari keluarga bangsawan yang taat beragama di Lampadang, Aceh Besar, wilayah VI Mukim pada tahun 1848. Ayahnya bernama Teuku Nanta Seutia, seorang uleebalang VI. Sedangkan ibunya merupakan putri uleebalang Lampageu. Cut Nyak Dhien kemudian dibuang ke Sumedang dan meninggal di Gunung Puyuh, Sumedang, Jawa Barat pada 6 November 1908 di usia 59-60 tahun karena usianya yang sudah tua.
2
Pangeran Antasari merupakan anak dari Pangeran Masud bin Pangeran Amir dan Gusti Khadijah binti Sultan Sulaiman. Nama lainnya adalah Gusti Inu Kartapati. Ia adalah Pahlawan Nasional Indonesia dan seorang Sultan Banjar yang lalu pada 14 Maret 1862 dinobatkan menjadi pimpinan tertinggi di Kesultanan Banjar dengan gelar Panembahan Amiruddin Khalifatul Mukminin yaitu pemimpin pemerintahan, panglima perang dan pemuka agama tertinggi. Lahir di Kayu Tangi, Kesultanan Banjar pada 1797 atau 1809. Perang Banjar pecah di Pengaron tanggal 25 April 1859. Pangram Antasari wafat tanggal 11 Oktober 1862 di Tanah Kampung Bayan Begok, Sampirang dalam usia kurang dari 75 tahun. Menjelang wafat, dia terkena sakit paru-paru dan cacar yang dideritanya setelah terjadi pertempuran di bawah kaki Bukit Bagantung, Tundakan.
3
Dr.(H.C.) Ir. H. Soekarno memiliki nama lahir Koesno Sosrodihardjo lahir di Surabaya, Jawa Timur, 6 Juni 1901 dan meninggal di Jakarta, 21 Juni 1970 pada umur 69 tahun adalah Presiden Indonesia pertama yang menjabat pada periode 19451966. Memainkan peranan penting dalam memerdekakan bangsa Indonesia dari penjajahan Belanda. Ia adalah Proklamator Kemerdekaan Indonesia bersama dengan Mohammad Hatta yang terjadi pada tanggal 17 Agustus 1945. Soekarno adalah yang pertama kali mencetuskan konsep mengenai Pancasila sebagai dasar negara Indonesia dan ia sendiri yang menamainya. Soekarno menandatangani Surat Perintah 11 Maret 1966 Supersemar yang kontroversial. Pada sidang umum ke empat tahun 1967, Soekarno diberhentikan dari jabatannya sebagai presiden pada Sidang Istimewa MPRS (Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara) pada tahun yang sama, Soeharto menggantikannya sebagai pejabat Presiden Republik Indonesia.
4
I Gusti Ngurah Rai lahir pada 30 Januari 1917 di Desa Carangsari, Petang, Kabupaten Badung, Bali, Hindia-Belanda. Ngurah Rai adalah seorang tentara yang menjabat sebagai kolonel letnan. Ngurah Rai memiliki pasukan yang bernama "TOKRING" KOTOK GARING melakukan pertempuran terakhir yang dikenal dengan nama Puputan Margarana. Puputan berarti "habis-habisan", sedangkan Margarana berarti "Pertempuran di Marga". Marga adalah sebuah desa ibukota kecamatan di pelosok Kabupaten Tabanan, Bali. I Gusti Ngurah Rai meninggal di Marga, Tabanan, Bali tanggal 20 November 1946 pada umur 29 tahun. Dimakamkan di Kompleks Monumen de Kleine Sunda Eilanden, Candi Marga, Tabanan bersama pejuang MBO (Markas Besar Oemoem) Dewan Perjoeangan Republik Indonesia Kecil (DPRI SK).
5
Raden Mas Soewardi Soerjaningrat atau yang biasa dikenal Ki Hadjar Dewantara lahir di Yogyakarta, 2 Mei 1889. Beliau merupakan putra dari GPH Soerjaningrat. Setelah menulis kutipan tulisan kasar untuk Belanda yang dimuat di surat kabar, ia ditangkap dan diasingkan ke Belanda pada tahun 1913 bersama DD dan Dr. Tjipto Mangoenkoesoemo. Mereka dikenal sebagai tokoh “Tiga Serangkai”. Pada tanggal 3 Juli 1922, Soewardi mendirikan Nationaal Onderwijs Instituut Tamansiswa atau Perguruan Nasional Tamansiswa. Semboyan yang dipakainya sangat terkenal yaitu ing ngarso sung tulodo, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani. ("di depan memberi contoh, di tengah memberi semangat, di belakang memberi dorongan"). Pada tanggal 26 April 1959, ia wafat di Yogyakarta pada umur 69 tahun dan dimakamkan di Taman Wijaya Brata.


Cut Nyak Dhien
Pangeran Antasari
Ir. Soekarno
I Gusti Ngurah Rai
Ki Hadjar Dewantara